Pencegahan Pneumonia Pada Bayi

Sistem imun kita berkembang secara bertahap. Bayi yang baru dilahirkan hingga usia dua tahun masih rentan terhadap penyakit akibat sistem imun belum bekkembang sempurna.  Setelah usia dua tahun kekebalannya mulai membaik sehingga anak jarang sakit. Perkembangan sistem imun itu sendiri akan optimal sampai usia lima tahun. Makanya kita bagi menjadi batita dan balita.

Dua penyakit yang rawan mengenai anak berusia di bawah dua tahun adalah pneumonia dan meningitis. Pneumonia adalah penyakit infkesi akut pada saluran pernapasan bawah, disebabkan oleh kuman, virus, dan jamur. Pada anak-anak pneumonia menjadi salah satu penyebab tersering perawatan dirumah sakit dan jika tidak diantisipasi dan ditangani segera bisa menyebabkan kematian. Sampai saat ini pneumonia masih menjadi penyebab kematian terbesar pada anak disamping diare.

Gejala khasnya napas cepat dan sesak, batuk, pilek, panas, awalnya saluran napas bagian atas, lalu turun ke saluran napas bagian bawah. Perjalanan penyakitnya sekitar 3- 5 hari.  Begitu tingginya perhatian dunia akan pneumonia ini, maka setiap tanggal 2 november diperingat sebagai hari pneumonia dunia.

Berbagai faktor resiko yang berperan pada kejadian dan beratnya penyakit serta kematian, diantaranya kurang gizi, pemberian ASI tidak ekslusif, kepadatan penduduk, polusi udara di dalam ruangan terutama asap rokok, kemiskinan, pendidikan ibu kurang, sulitnya akses informasi dan pelayanan kesehatan.

Kematian tinggi pada anak-anak juga disebabkan oleh meningitis yaitu radang selaput otak yang disebabkan oleh berbagai macam bakteri dan virus. Salah satunya disebabkan bakteri pneumokokkus. Meningitis juga dapat disebabkan oleh penyakit-penyakit lain yang memicu peradangan dari jaringan-jaringan tubuh tanpa infeksi.
Untuk meningitis yang disebabkan oleh bakteri disebut juga dengan meningitis bakterialis. Hal ini bisa berujung kematian 50% anak yang terkena meningitis. Kalaupun sembuh akan meninggalkan gejala sisa berupa kelumpuhan, tuli, kurangnya kemampuan belajar dan lain-lain. Sementara itu, meningitis yang disebabkan oleh virus umumnya tidak berbahaya, akan pulih tanpa pengobatan dan perawatan spesifik.

Gejala dan tanda penyakit meningitis sangatlah sulit diketahui pada bayi, namun umumnya bayi akan mengalami demam dan kejang, tampak lemah,dan pendiam, dak aktif, gemetaran, muntah , dan enggan menyusu, hipoterma, diare, sesak napas,atau ubun-ubun tampak besar dan menonjol.
Bila terjadi tanda dan gejala tersebut, segeralah ke dokter untuk mendapatkan pelayanan intensif. Satu hal yang harus diwaspadai adalah meningitis merupakan penyakit menular terutama beberapa bentuk meningitis bakteri. Penularannya melalui udara, yaitu dari pernapasan, melalui percikan ludah, pada saat batuk, bersin, atau berbicara.
Bakteri penumokokkus sebenarnya hidup normal di tenggorokan balita maupun orang dewasa. Apabila daya tahan tubuh rendah, bakteri dalam tenggorokan tersebut dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. Bakteri juga dapat masuk ke darah dan beredar di aliran darah, sehingga dapat menginfeksi otak.

Penularan bakteri pneumokokkus sangat mudah karena penyebarannya melalui udara. Sayangnya hingga saat ini hanya sebagian kecil bayi yang lahir mendapatkan perlindungan, terhadap bakteri pneumokokkus yang mematikan ini dengan vaksinasi. Langkah paling tepat untuk menghindari pneumonia dan meningitis adalah dengan vaksinasi. Dari empat baksinasi yang berperan mencegah pneumonia, baru DPT dan campak yang cakupannya lebih luas karena masuk dalam imunisasi wajib program pemerintah, sementara imunisasi Hib (Haemophilus influenza b) dan vaksinasi IPD (invasive pneumococcal Disease) belum masuk dalam program pemerintah.

Saat ini masih ada masyarakat yang memandang miring imunisasi dan menolak imunisasi. Padahal harus diingat bahwa musnahnya berbagai penyakit itu karena imunisasi, misalnya cacar, atau polio yang di beberapa benua sudah tidak ditemukan lagi. Selain vaksinasi, penting untuk selalu memperhatikan asupan gizi yang seimbang dan cukup serya memberikan waktu istirahat yang cukup pada anak-anak.


=====================================

>>> ABE CELL - Obat Penyakit Pneumonia Untuk Mengobati Penyakit Pneumonia dan Mengurangi Gejalanya, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>